SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI BATALYON INFANTERI LINTAS UDARA 503 MAYANGKARA -- WELCOME TO THE OFFICIAL BLOG OF 503rd AIRBORNE INFANTRY BATTALION "MAYANGKARA" -- SEGENAP KOMANDO DAN STAF MENGUCAPKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H BAGI KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT -- MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN -- THE ENTIRE OF COMMAND AND STAFF UTTER HAPPY IDUL FITRI 1434 H FOR THE MOSLEMS CELEBRATING -- PLEASE FORGIVE FOR ALL MISTAKES -- TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA -- THANK YOU FOR VISITING

Info Update

Loading...

Sabtu, 16 Februari 2013

SATGAS PAMTAS YL-503 KOSTRAD AJARKAN PBB SISWA SISWI SD AILALA




Anggota Pos Satgas Pamtas Yonif Linud 503 Kostrad mengajarkan PBB

Kegiatan belajar mengajar adalah salah satu dari beberapa program dari Komandan satgas Yonif Linud 503 mayangkara Mayor Inf Freddino Janen Silalahi untuk membantu meningkatkan mutu Pendidikan di Daerah Perbatasan RI-RDTL. Pelajaran Baris Berbaris adalah salah satu materi yang diajarakan oleh Praka Puguh dari Pos Ailala. Pelajaran PBB diberika guna melatih kedisiplinan serta mampu menghargai orang yang memimpin. Disamping itu juga dapat membentuk pribadi anak Indonesia yang sejati. Mereka diajarkan bagaimana cara dan sikap sempurna yang baik serta penghormatan kepada Sang Merah Putih.

Pelajaran PBB kepada siswa dan siswi SD di Ailala
Selain itu anggota Praka Puguh juga mencoba menanamkan jiwa patriotisme kepada siswa siswi di SD Ailala tersebut.”saya berharap selain memberikan Pelatihan baris berbaris saya juga ingin mencoba menanamkan kepada mereka arti dari kemerdekaan dan semangat juang yang dimiliki bangsa Indonesia”ujar Praka Puguh salah satu anggota di Pos Ailala yang mengajar pada saat itu, (Pen Satgas)

SATGAS PAMTAS YL-503/MK BERIKAN BANTUAN KESEHATAN DI KEFAMENANU


Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara melaksanakan kegiatan Posyandu di Kecamatan Kefamenanu. Bantuan kesehatan dilaksanakan sejumlah personel Kantor Perwakilan (Kalan) yang dipimpin oleh Mayor Inf Triyono Wadan Satgas Yonif Linud 503, bertempat di Polindes setempat.

Personil kesehatan dari Kalan Satgas Yonif Linud 503 memberikan pelayanan kesehatan

Kegiatan tersebut mendapat antusias yang cukup tinggi dari masyarakat khususnya para ibu, dilihat dari jumlah para ibu yang datang memeriksakan balitanya. Dari 83 balita, data menunjukkan 81 Balita mendapatkan Gizi baik dan terdapat 2 Balita yang dalam kondisi Gizi buruk. 
Setelah di konfirmasi kepada Lettu Ckm dr. Syaiful Yudi selaku Dokter Satgas Pamtas yang mesti diperhatikan oleh para ibu untuk mengatasi gizi buruk, diantaranya makanan atau asupan Gizi yang diberikan harus memadai, kondisi masyarakat dan lingkungan di sekitar serta peranan Orang tua balita juga harus di perhatikan ,serta tingkat pelayanan kesehatan harus terkontrol. Apabila dari beberapa faktor di atas tidak terpenuhi maka akibat yang ditimbulkan dari Gizi buruk ini berdampak fatal, diantaranya terjadinya komplikasi gangguan seluruh organ tubuh terutama Ginjal. Oleh karena itu Tim Kesehatan Satgas Pamtas  memberikan bantuan serta solusi bagaimana mengatasi masalah tersebut, selain memberikan Vitamin yang diperlukan oleh Balita Tim Kesehatan Satgas juga melaksanakan Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. ”Kami sangat senang sekali dengan adanya Bapak Tentara yang melayani kami dengan ramah sehingga anak kami bisa sehat saja sudah senang” ujar salah seorang Ibu yang turut memeriksakan balita ke posyandu tersebut.(Pen Satgas)

Kamis, 14 Februari 2013

SATGAS PAMTAS YL-503/MK MENGAJAR SEKOLAH DASAR INPRES DI DESA MOTAAIN

Anak-anak Sekolah Dasar di Motaain



 Senin, 11 Pebruari 2013, Suasana di desa Motain terlihat penuh keriangan. Terlihat anak-anak di Sekolah Dasar Inpres Motaain begitu akrab bersama sejumlah Prajurit Satgas Pamtas yang sengaja berkunjung ke sekolah tersebut dalam melaksanakan tugas perbantuan mengajar. Dalam wawancara Danki Timpur 3 Satgas Pamtas YL-503/MK Kapten Inf Benny Hartanto dengan Perwira Penerangan Satgas YL-503/MK Lettu Chk Danu Mardhika, S.H di Motaain, dijelaskan oleh Kapten Benny bahwa selain melaksanakan tugas pokok mengamankan perbatasan RI-RDTL, Personel Satgas Pamtas Yonif Linud 503/MK juga di tuntut dapat membantu program pendidikan khususnya menjadi tenaga pengajar di sekolah dasar yang terdekat dengan pos. Hal tersebut dibenarkan oleh Komandan Satgas Mayor Inf Freddino Janen Silalahi bahwa Personel Satgas Pamtas diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat di daerah penugasan yang salah satu diantaranya adalah di bidang pendidikan.
Dankipur 3 Kapten Inf Benny H bersama salah seorang pelajar

 Kapten Inf Benny juga menambahkan bahwa antusiasme anak-anak sangat tinggi serta memiliki imajinasi yang tinggi dan Ia menilai bahwa tidak selamanya anak-anak di perbatasan terbelakang. Hal ini terbukti ketika ditanya nama Presiden kita siapa...? mereka menjawab “Bapak Susilo Bambang Yudhoyono”, ketika dipelihatkan kepada anak-anak gambar para pahlawan seperti Panglima Besar Soedirman mereka mampu untuk menjawabnya dengan penuh percaya diri, meskipun dengan sarana dan prasarana yang tidak selengkap sekolah-sekolah di perkotaan yang sudah dilengkapi dengan fasilitas komputer dan internet. (Papen Satgas YL-503/MK)



PERSAUDARAAN SATGAS PAMTAS YL-503 DENGAN MASYARAKAT MELALUI KAIN BATIK


Danpos Laktutus Lettu Ckm Aris Teguh perkenalkan kain batik kepada Kades Laktutus


Secara umum kegiatan di tiap-tiap pos memasuki pertengahan minggu kedua pelaksanaan tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Linud 503/MK bejalan lancar. Khusus dibidang teritorial tiap-tiap pos memiliki cara tersendiri dalam “mengambil hati” masyarakat. Mulai dari kegiatan anjangsana ke tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, membantu mengajar di sekolah hingga memperkenalkan warisan budaya batik. Pada umumnya semua kegiatan tersebut memiliki kesamaan tujuan yaitu sebagai wujud kemanunggalan TNI-Rakyat. 

Perkenalan ke Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Laktutus

 Salah satu bentuk pendekatan dengan masyarakat yang dilakukan oleh Personel Satgas Pamtas YL-503 di Desa Laktutus adalah melalui Batik. Sembari melakukan anjangsana ke masyarakat sekitar pos, Danpos Laktutus Lettu Ckm Aris Teguh mecoba untuk menjalin persaudaraan dengan mempromosikan kain batik kepada tokoh masyarakat dan beberapa tokoh adat. Hal ini dilakukan karena Ia paham betul bahwa kain batik merupakan warisan budaya asli Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.  Hasilnya, cukup memuaskan dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat sekitar. Penuturan dari Camat Nanaet Drs. Balthasar bahwa Ia sangat senang dengan keberadaan Bapak-bapak dari Satgas Pamtas TNI dari Yonif L-503 Mayangkara Kostrad.  Diakhir pertemuan yang dihadiri oleh Camat serta para para kepala desa di Laktutus, Danpos menyerahkan cinderamata berupa pakaian batik asli Banyumas yang memang sengaja dipersiapkan dari home base. Spontan salah satu dari kepala desa Bp. Siprianus berucap “dengan batik kita eratkan persaudaraan kita”.  (Papen Satgas YL-503/MK).

DANSATGAS PAMTAS YL-503/MK KUNJUNGI KEGIATAN BNPP DI MOTAAIN

Mayor Inf Freddino Silalahi bersama Tim BNPP mengecek kondisi patok batas Negara




Seraya kunjungannya ke sejumlah Pos Satgas pamtas di Motaain 12/02/13, Dansatgas Pamtas Yonif Linud 503/MK Mayor Inf F. J Silalahi bertemu Tim Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), yang pada kesempatan itu tengah melaksanakan pengecekan beberapa objek batas negara.  Salah satu kegiatan yang dilakukan BNPP pada saat itu adalah mengecek kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) serta sejumlah patok batas negara disekitarnya.  Pengecekan ini dilakukan BNPP  terkait adanya komplain dari Timor Leste tentang kejelasan status batas alamiah tersebut.  Berdasarkan hasil pengecekan BNPP diketahui bahwa hal-hal yang selama ini dipermasalahkan oleh Timor Leste tidak demikian adanya. 
 


Disamping itu Bpk. Bambang yang memimpin kegiatan tersebut, mengemukakan bahwa kedepannya BNPP berencana akan memperbaharui prasarana Pos Lintas Batas Internasional di beberapa titik serta beberapa titik Pos Lintas Batas tradisional di daerah seperti Turiscain, Motamasin dan Wini. (Pen Satgas YL-503)