SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI BATALYON INFANTERI LINTAS UDARA 503 MAYANGKARA -- WELCOME TO THE OFFICIAL BLOG OF 503rd AIRBORNE INFANTRY BATTALION "MAYANGKARA" -- SEGENAP KOMANDO DAN STAF MENGUCAPKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H BAGI KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT -- MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN -- THE ENTIRE OF COMMAND AND STAFF UTTER HAPPY IDUL FITRI 1434 H FOR THE MOSLEMS CELEBRATING -- PLEASE FORGIVE FOR ALL MISTAKES -- TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA -- THANK YOU FOR VISITING

Sabtu, 19 Januari 2013

ARTI DAN MAKNA TUNGGUL MAYANGKARA

TUNGGUL MAYANGKARA

Tunggul Yonif Linud 503 “MAYANGKARA” merupakan lambang kebanggaan setiap    Prajurit Yonif Linud 503 yang berjuang bahu membahu dengan kekuatan kesatuan lainnya baik di darat, di laut maupun di udara atas dasar Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, Yonif Linud 503 rela berkorban mempertahankan Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 demi terwujudnya cita-cita Bangsa yaitu masyarakat yang adil dan makmur.

           1. Lukisan/Gambar

a.  Bintang bersudut lima berarti pancasila sebagai dasar falsafah Negara Republik Indonesia, setiap Prajurit membela dan mempertahankannya. Juga sebagai simbol lambang TNI-AD terkandung lima kebulatan tekad dalam sumpah prajurit.
b  Lambang Satuan adalah Kuda putih “MAYANGKARA”. Kuda putih mayangkara tersebut berasal dari Kepala Desa Mantub. Sebab musabab Pak Lurah menyerahkan kuda putihnya karena pada suatu malam mendapat firasat (bermimpi) agar kudanya diserahkan kepada Komandan Batalyon Mayor Djarot Subiantoro. Kuda tersebut selalu bereaksi apabila tercium adanya bahaya yang mengancam pasukan Batalyon Djarot sehingga kuda tersebut dijadikan kebanggaan serta selalu dibawa operasi pada tahun 1955 kuda “MAYANGKARA” telah dibawa turut bertugas ke pulau seram dan maluku dalam rangka penumpasan RMS dan tahun 1955, dibawa bertugas ke Bontain Sulawesi.
Pada tanggal 12 Pebruari 1956 kuda tersebut meninggal di Nipah Sinjai Sulawesi Selatan. Arti lain dari “MAYANGKARA” adalah aji-aji dari Pahlawan Poncowati yang berupa seekor kera putih “HANOMAN” di mana keampuhan dari ajian MAYANGKARA” ini mampu membuat seseorang waspada meskipun orang tersebut dalam keadaan tidur, sehingga musuh tidak mampu untuk melewatinya. Hikmah dari lambang “MAYANGKARA” diharapkan bahwa seluruh anggota Batalyon Infanteri Lintas Udara 503/MK akan selalu waspada di manapun berada dan akan selalu keluar sebagai pemenang dalam setiap pertempuran yang dihadapi.
c  Untaian padi yang berjumlah 45 dan bunga kapas berjumlah 17 kuntum diartikan kesuburan kemakmuran negara Rebublik Indonesia yang di Proklamirkan pada tanggal  17 Agustus 1945.
        2  Tata Warna.
a  Hijau.              Melambangkan kemakmuran, kesuburan.
b  Kuning.          Melambangkan kejayaan.
c  Putih.             Melambangkan kesucian.

Poskan Komentar