SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI BATALYON INFANTERI LINTAS UDARA 503 MAYANGKARA -- WELCOME TO THE OFFICIAL BLOG OF 503rd AIRBORNE INFANTRY BATTALION "MAYANGKARA" -- SEGENAP KOMANDO DAN STAF MENGUCAPKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H BAGI KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT -- MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN -- THE ENTIRE OF COMMAND AND STAFF UTTER HAPPY IDUL FITRI 1434 H FOR THE MOSLEMS CELEBRATING -- PLEASE FORGIVE FOR ALL MISTAKES -- TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA -- THANK YOU FOR VISITING

Sabtu, 25 Mei 2013

SATGAS YONIF LINUD 503 MAYANGKARA MENGISI WAKTU LUANG DENGAN MEMELIHARA AYAM POTONG DI PERBATASAN




(Inbate, 21/05/13) Satgas Yonif linud 503 Mayangkara melakukan hal positif untuk mengisi waktu luangnya di perbatasn, diantaranya adalah Pos Inbate dengan  mengisi waktu luang mereka yakni  membuat kandang sederhana dan memelihara ayam potong di perbatasan. Kegiatan ini diharapkan mampu menghilangkan kejenuhan dan mempunyai nilai ekonimi yang cukup untuk mereka,  selain tetep melaksanakan tugas pokok Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara  yakni menjaga perbatasan RI-RDTL serta mencegah terjadinya ilegaloging  yang kini marak perbatasan.

Upaya dari anggota Satgas Pos Inbate kini telah mendapatkan hasil yang cukup maksimal, terbukti dari hasil panen ayam potong hingga mencapai 580 ekor. Tetapi keberhasilan anggota Satgas dalam memelihara ayam potong ini bukan tanpa mengalami kendala, melainkan ada beberapa faktor yang menjadi masalah dan juga ada  beberapa ayam yang mati akibat kendala tersebut. Menurut Danpos Inbate Letda Inf Sirait mengatakan, “ kendala yang kami alami hanyalah masalah penerangan yakni lampu yang kami gunakan aliran listriknya masih menggunakan Genset yang hanya bisa dinyalakan sampai pukul 23.00 tetapi masalah ini dapat kami atasi dengan menerangi ayam menggunakan lapu emergency yang kami bawa dari Satuan (Home base)” dari  100 ekor ayam yang telah berumur 20 hari, hanya mati 9 ekor kemudian kami tambah lagi dengan 500 ekor anak ayam potong yang sekarng sudah berumur 6 hari, dan hanya 11 ekor anak ayam yaqng mati jadi total ayam yang kami ternak saat ini adalah 580 ekor.
Selain untuk mengisi waktu luang, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan cotoh kepada masyarakat untuk ikut memelihara ayam potong di perbatasan karena selain mudah dalam hal perawatan harga jual ayam potong di sini cukup tinggi dan diharapkan mampu membantu sistim perekonomian masyarakat penduduk perbatasan seta dapat membuka lapangan kerja baru dan dapat menekan nilai kemiskinan. ( Pen Satgas )




Poskan Komentar