SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI BATALYON INFANTERI LINTAS UDARA 503 MAYANGKARA -- WELCOME TO THE OFFICIAL BLOG OF 503rd AIRBORNE INFANTRY BATTALION "MAYANGKARA" -- SEGENAP KOMANDO DAN STAF MENGUCAPKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H BAGI KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT -- MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN -- THE ENTIRE OF COMMAND AND STAFF UTTER HAPPY IDUL FITRI 1434 H FOR THE MOSLEMS CELEBRATING -- PLEASE FORGIVE FOR ALL MISTAKES -- TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA -- THANK YOU FOR VISITING

Rabu, 20 Maret 2013

SATGAS PAMTAS BANTU MASYARAKAT TANAM PADI DI FATUBESI


Anggota Pos Fatubesi membantu masyarakat menanam padi


            Prajurit Kostrad khususnya Batalyon Infanteri Lintas Udara 503/MK selain di tuntut profesional, layaknya prajurit lintas udara juga dituntut untuk siap diterjunkan dimana saja, dalam medan apapun dalam rangka mempertahankan keutuhan wilayah NKRI.
              Disamping itu, Batalyon yang saat ini dipercaya melaksanakan operasi Pamtas RI-RDTL ini senantiasa membangun  sifat dan perilaku yang ramah sehingga dimanapun berada dan bertugas selalu menyesuaikan diri dengan lingkungan terutama dalam kehidupan sosial masyarakat. Terlihat berbagai bentuk kegiatan yg dilakukan  Prajurit Yonif Linud 503 untuk merebut hati masyarakat diantaranya ikut bergabung bersama masyarakat  menanam padi di sawahdi sekitaran pos.
             Tidak berhenti pada kegiatan menanam padi, Prajurit-pun mencoba mengoperasionalkan alat pertanian yang ada. Berbekal kemauan dan motivasi yang tinggi ditambah panduan singkat dari tenaga ahli yg ada, mereka dapat dengan mudah mengoperasionalkan alat-alat seperti traktor.
Mengoperasionalkan mesin pembajak sawah

         Hal ini memang bukanlah hal yang baru bagi prajurit Kostrad pada umumnya, sebagaimana ungkapan bahwa Prajurit Kostrad khususnya Prajurit Lintas Udara selain professional di bidangnya harus professional dalam beberapa bidang tertentu tidak terkecuali di bidang pertanian.

          Yang tidak kalah penting adalah bagaimana proses penyiapan kemampuan prajurit, karena Semua kegiatan tersebut bisa dilakukan karena sebelum menuju daerah penugasan sudah ada program latihan khusus seperti penataran singkat walaupun tidak mahir tapi paling tidak dipelajari,dipahami, dan dimengerti. Karena prajurit mayangkara meyakini bahwa tugas adalah pengabdian kepada Bagsa dan Negara serta kepada masyarakat. "Kalau tidak bisa memberi jangan menyusahkan masyarakat"  begitu semboyan yang selalu dipegang teguh oleh prajurit Kostrad di Perbatasan RI-RDTL.
Poskan Komentar