SELAMAT DATANG DI BLOG RESMI BATALYON INFANTERI LINTAS UDARA 503 MAYANGKARA -- WELCOME TO THE OFFICIAL BLOG OF 503rd AIRBORNE INFANTRY BATTALION "MAYANGKARA" -- SEGENAP KOMANDO DAN STAF MENGUCAPKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H BAGI KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT -- MINAL AIDHIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN -- THE ENTIRE OF COMMAND AND STAFF UTTER HAPPY IDUL FITRI 1434 H FOR THE MOSLEMS CELEBRATING -- PLEASE FORGIVE FOR ALL MISTAKES -- TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA -- THANK YOU FOR VISITING

Minggu, 07 April 2013

LEBIH BAIK MEMBERI DARI PADA MEMINTA JANGAN MEMINTA KALAU TIDAK BISA MEMBERI



         Keberadaan kita dimasyarakat harus lah memberi arti bagi masyrakat sekelilingnya, delapan wajib TNI pada pointnya yang kedelapan berbunyi “Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya”. Dari point diatas merupakan suatu perintah sekalipun juga bagian dari panggilan hati nurani kita sebagai warga Negara Indonesia dimana kita saling mengasihi satu sama lain seperti ada kalimat yang mengatakan:”HOMO HOMONI SOCIUS” yang berarti manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari pada orang lain.

 
Danpos Serda Kornelis Adu serahkan tali asih kepada masyarakat perbatasan
Panggilan hati nurani itulah yang membuat Prajurit  SATGAS YONIF LINUD 503/MK KOSTRAD dan khususnya SATGAS Timpur 2 Oelbinose dibawah Komandan Posnya Serda Kornelis Adu beserta 13 anggota lainnya, merasa perlu dan terjun langsung kemasyarakat untuk memberikan tali asih dalam hal ini adalah pakaian layak pakai terhadap masyarakat yang secara pandangan mata, dan kehidupan setiap hari masih hidup dibawah garis kemiskinan. Memang haruslah kita cermati bersama dan juga menyadari bahwa Propinsi NTT merupakan sebuah Propinsi yang meraih urutan nomor 3 di Indonesia setelah 2 Propinsi yang berada di daerah Papua yang tingkat perekonomian masyarakatnya tergolong lemah dibanding Propinsi-propinsi lain di Indonesia. Pemberian tali asih oleh Satgas juga merupakan suatu wujud kepedulian terhadap masyarakat terutama diwilayah perbatasan yang sangat membutuhkan uluran tangan  dari donatur atau sumbangsih Pemerintah yang peduli terhadap perkembangan dan kemajuan masyarakat  khususnya didaerah perbatasan RI-RDTL.
Memang perlu kita sadari dan maklumi bahwa manusia pada hakekatnya adalah mahkluk yang lemah dan jauh dari kesempurnaan, kitapun sebagai ciptaan Tuhan suatu saat tentu mengalami masalah terutama dalam bidang Perekonomian untuk itu marilah kita bersama-sama saling bahu-membahu menolong saudara kita yang hidupnya masih jauh dari kelayakan dan juga kita selalu sehati sejiwa untuk bersama-sama memberikan motivasi, dorongan dan semangat kepada saudara-saudara kita yang hidup diperbatasan agar mau bekerja keras agar dapat keluar dari kesulitan hidup dan bisa mandiri, akhir kata penulis menyampaikan bahwa tidak ada yang bisa merubah nasib hidupnya kecuali kita sendiri dan Tuhan yang menentukan.  ORA ET LABORA AMIN (Cornelis Adu)
               

Posting Komentar